Saturday, 22 September 2018

Motivasi Sukses Untuk Diri Sendiri Sebagai Pengobar Api Semangat Yang Sudah Redup

Ini bukan sembarangan Postingan! Siapapun yang singgah lalu membacanya dengan seksama pasti akan tergugah. Ada makna yang begitu dalam dan penuh arti untuk membangkitkan semangat. Sangat patutlah kiranya untuk Anda yang api-api semangatnya sudah mulai redup, sehingga mengobarkan semangat penuh keinginan untuk maju dan sukses.


Berbagai kalangan dari tokoh-tokoh dunia akan dikutip dalam postingan ini, mereka mengungkapkan apa yang mereka pikirkan, sehingga pantas untuk direnungkan. Kata-kata yang mereka sampaikan bagaikan melecutkan kesadaran kita, ternyata setiap orang memiliki wawasan dan cara berfikir yang berbeda dalam menjalani hidupnya. Yakinlah, ketika anda membacanya, semangat akan tergugah, anda seolah terpacu untuk maju dan sukses. 

Ada kalanya apa yang orang lain pikirkan itu benar, meskipun orang yang mengatakannya tidak kita sukai. 


Ingatlah, walau pun kata-kata itu keluar dari mulut seorang pembesar sekalipun, jika itu jelek maka buanglah. Namun sebaliknya, jika kata-kata itu keluar dari mulut seorang pecundang atau gembel sekalipun, jika itu baik maka terimalah.

Ini bukan sembarangan postingan, jika Anda tidak tergugah itu adalah bohong.

Hanya orang cerdas yang tidak menyia-nyiakan waktu. Sebab demi sang penguasa jagad, waktu yang berlalu takan akan pernah kembali.
Tanpa menyadarinya, dia akan terbang meninggalkan anda. 
Sungguh sangat disayangkan kalau setiap waktu yang berdetak saat ini hanya anda habiskan dengan duduk santai atau berleha-leha, sebab seandainya saja orang-orang terdahulu bisa diberi kesempatan hidup lebih lama. maka kemungkinan mereka akan mereka akan menggunakan kesempatan itu sangat hati-hati.

Melanjutkan membaca artikel motivasi sukses untuk diri sendiri, anda akan tahu, kalau sebenarnya mereka memiliki pandangan yang tinggi akan arti hidup, kesuksesan yang mereka dapat, mungkin saja akan lebih tinggi lagi, jika saja waktu berkenan atas mereka.

Sesungguhnya bukan waktu yang menentukan Kesuksesan anda, namun perjuangan dan motivasi dalam diri andalah yang paling berperan penting!

Berkatalah menurut hati nuranimu :

Dalam sebuah revolusi, bapak makan anak itu adalah hal yang lumrah. (Ir. Soekarno - Presiden Pertama RI)

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. (Ir. Soekarno - Presiden Pertama RI)

Siapa saha yang mencoba melawan, akan saya gebuki (Soeharti - Presiden Kedua RI)

Nabi saja seorang pemimpin Dunia, tapi nggak sarjana kok. (Megawati Soekarnoputri - Presiden ke-5 RI)

Lebih baik diasingkan daripada menyerah kepada kemunafikan (Soe Hok Gie)

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan pemikiran terakhirlah yang paling baik. (Robert Hall).

Kecantikan Selalu menjanjikan. Namun tidak pernah memberikan apapun. (Simone Well, pilsuf Inggris)

Semua orang berfikir untuk mengubah dunia. Tapi tak seorangpun berfikir untuk mengubah dirinya sendiri. (Leo Tolstoy)

Jika seseorang ingin impiannya menjadi kenyataan, dia harus bangun. (Anonim)

Sungguh beruntung bagi orang tua yang bisa hadir banyak waktu dalam usia keemasan anaknya, karena usio 0 hingga 4.5 tahun adalah saat dimana bermilyar-milyar sel otak manusia berkembang (Ari Irawan Nugroho)

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)

Orang bija berbicara kerena ia memiliki sesuatu untuk dikatakan. Orang bodoh bicara karena ia atau dia harus mengatakan sesuatu (Plato)

Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan. (Paul Galvin, fonder Motorola)

Laksanakan tugas mudah seakan tugas sulit. Kerjakan tugas sulit seakan tugas mudah. Dalam Kasus pertama. rasa percaya diri tak akan terlena. Dalam kasus kedua, rasa percaya diri tak akan putus asa. (Baltasar Gracian)

Pemenang membandingkan prestasi-prestasi mereka dengan tujuan-tujuan mereka. Pecundang membandingkan prestasi mereka dengan prestasi orang lain. (Nido Qubein)

Jika anda harus membuat pilihan dan anda tidak melakukannya, itu saja sudah pilihan (William James)

Untuk menangani diri anda sendir, gunakan kepala anda. Untuk menanangani orang lain, gunakan hati anda. (John C. Maxwell)

Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Karena itu, keunggulan (kemahiran) itu bukanlah tindakan, tapi sebuah kebiasaan. (Aristotle)

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jakson)

Hatimu belum benar-benar hidup sebelum merasakan sakit. (Hazret Inayat Khan)

Pada akhirnya, inilah tujuan pemilihan umum. Apakah kita berpartisipasi dalam politik sanisme atau harapan? (Barrack Obama)

Terpuruk dalam masalah merupakan peluang hebat untuk kita (Albert Einstein)

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik. (Evelyn Underhill)

Orang yang berpikir dengan akal sehat menyesuaikan diri dengan dunia. ORang yang tidak menggunakan akal sehat berkeras untuk mencoba menyesuaikan dunia dengan dirinya. (George Bernar Shaw).

Kooperatif adalah mengerjakan apa yang harus anda kerjakan bagaimanapun juga. (Hidayatul Aini)

Persahabatan membuat kesejahteraan lebih meningkat, dan memperingan kesukaran, dengan membagikan dan memecahkan bersama. (Cicero).

Bersyukurlah atas kesedihan, yang mengajari anda belas kasihan. Atas penderitaan, yang mengajari anda keberanian. Berterimakasihlah kepada misteri, yang tetap menjadi misteri, tabir yang menutupi anda dari Sang Maha Pencipta, yang membuat anda percaya, tentang sesuatu yang tak kelihatan. (Robert Nathan).

Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada disini untuk saling melengkapi (Bill Mccartney)

Burung butuh sarang, laba-laba butuh jaring, manusia butuh persahabatan. (William Blake).

Burung butuh sarang, laba-laba butuh jaring, manusia butuh persahabatan. (William Blake).

Tujuan pendidikan adalah menyiapkan generasi muda mendidik diri sendiri sepanjang hidup. (Robert M. Hutchins).

Orang yang merasa pintar adalah orang bodoh dan orang yang merasa bodoh itulah orang pintar, karena ia tau akan kekurangannya. (Fauzi Chaniago)

Pemimpin Yang Baik Adalah Orang Yang Mengorbankan dirinya Untuk Rakyat, Pemimpin Yang Jelek adalah Orang Yang Mengorbankan Rakyatnya untuk Dirinya. (Fauzi Chaniago)

Tujuan pendidikan adalah menyiapkan generasi muda mendidik diri sendiri sepanjang hidup (Robert M. Hutchincs).

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa girang, tetapi hanya dikau sendiri yang menangis, dan pada kematianmu semua orang menangis sedih tetapi dikau sendiri yang tertawa (Anonim).

Kegemilangan terbesar kita bukanlah karena kita tidak pernah jatuh, tetapi karena kita bangkit setiap kali kita jatuh. (Confucius).

Anda tidak akan pernah bahagia jika anda terus mencari apa yang membuat bahagia, anda tidak akan pernah hidup jika anda mencari arti kata hidup (Albert Camus).

Hanya karya sastra yang mampu menyingkap fragmen tak dikenal keberadaan manusia yang memliki alasan bertahan. Menjadi penulis bukan mengkhotbahkan kebenaran melainkan menemukan kebenaran (Milan Kundera)

Memboroskan waktu sama dengan memboroskan hidup (R. Shannon).

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan; dan saya percaya pada diri saya sendiri. (Muhammad Ali).

Kita takkan pernah punya cerita bila kita sendiri tidak berani menggoreskannya. (Vena Purnamasari)

Hidup itu seperti musik, yang harus dikomposisi oleh telinga, perasaan dan insting, bukan oleh peraturan. (Samuel Butler).

Beda antara orang-orang sukses dan orang-orang lainnya pada kurangnya kekuatan, juga bukan pada kurangnya pengetahuan, tapi pada kurangnya kemauan. (Vince Lombardi).

Hasut itu memakan kebaikan seperti api memakan kayu (Maksud Hadis)

Mereka boleh mematahkan pedangku, tetapi sekali-kali kebatilan yang mereka usung tidak akan dapat mematahkan kebenaran yang aku bawa. (Umar Mukhtar)

Setiap pagi ketika membuka mata, saya berkata kepada diri sendiri: Saya, bukan kejadian, yang punya kekuatan untuk membuat saya bahagia atau tidak bahagia hari ini. Saya dapat memilih di antara keduanya. Kemarin sudah mati, hari esok belum tiba. Saya hanya punya satu hari, hari ini, dan saya akan bahagia dalamnya.

No comments: